Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Pemalang menyelenggarakan Pelatihan Aplikasi SRIKANDI bagi pemerintah desa se-Kecamatan Ampelgading di Aula Kecamatan Ampelgading. Kegiatan bimbingan teknis (bintek) ini diikuti oleh perangkat desa dari 16 desa di wilayah kecamatan tersebut, termasuk Sekretaris Desa dan Kepala Urusan Umum dan Tata Usaha .
Pelatihan diawali dengan sosialisasi serta pengenalan fungsi dan manfaat Aplikasi SRIKANDI yang merupakan singkatan dari Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi, sebuah aplikasi kearsipan elektronik yang dikembangkan pemerintah untuk mendukung pengelolaan arsip dan tata kelola pemerintahan berbasis sistem elektronik.
Para peserta selanjutnya turut aktif melakukan praktek langsung pengoperasian aplikasi. Materi praktis meliputi penyusunan pengaturan nomor surat secara otomatis, pembuatan surat keluar berdasarkan template yang tersedia dalam aplikasi, registrasi surat keluar, perbaikan surat yang ditolak oleh verifikator, registrasi surat masuk non-SRIKANDI, serta mendisposisikan surat secara terintegrasi di dalam aplikasi.
Pelatihan ini menghadirkan narasumber dari tiga instansi utama, yaitu Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah (Dinpusarda), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (Dinpermasdes), serta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pemalang. Narasumber memberikan paparan materi sekaligus pendampingan agar para peserta dapat menguasai aplikasi secara praktis dan optimal.
Dengan implementasi aplikasi ini, pemerintah desa di Kecamatan Ampelgading diharapkan dapat meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas dalam pengelolaan surat dan arsip administrasi desa berbasis digital. Langkah ini menjadi bagian penting dari upaya mempercepat digitalisasi tata kelola pemerintahan desa guna mendukung pelayanan publik yang modern dan transparan.
Pelatihan sukses berjalan tidak hanya sebagai ajang transfer ilmu, namun juga membangun sinergi yang kuat antar perangkat desa serta institusi pendukung dalam menjalankan pengelolaan administrasi desa yang lebih maju dan terintegrasi